Dalam hidup banyak hal yang kadang kala membuat kita terluka. Meskipun tak sedikit juga yang membuat kita tersenyum, tetap saja kita sangat sedih jika sedang terluka. Kadang luka yang begitu dalam mampu membuat kita kehilangan harapan untuk hidup. Membuat kita bisu dengan segala macam bahasa yang telah kita kuasai. Hal-hal yang membuat kita terluka kadang kala adalah hal yang tidak kita inginkan terjadi. Mungkin itu adalah saat orang yang kita sayangi tiada. Atau mungkin juga ketika seseorang yang kita sayang, ternyata tidak menyayangi kita dan malah lebih memilih orang lain. Sebenarnya apasih yang bisa membuat kita tidak terluka?
Haruskah Tuhan menciptakan
kita ulang dengan bahan anti gores atau semacamnya? Atau tak usah hidup
sekalian? Huftttt. Saya juga bingung. Kadang ingin rasanya tidak sedih sama
sekali. Tidak menangis sama sekali. Tidak terluka sama sekali. Tapi mau dikata
apalagi, saya dan anda adalah manusia, yang pasti pernah merasa sedih, pernah
menangis, juga pernah terluka. Cuma mungkin hal yang membuat kita merasa
seperti itu yang berbeda. Atau juga cara kita menyikapinya yang berbeda. Kadang
ada orang yang karena sedang bersedih dia lantas bunuh diri. Tapi ada juga
orang sedihnya sama, tapi dia tetap melanjutkan hidupnya dengan ceria. Nah seharusnya
kita bersikap seperti yang mana, yang bunuh diri atau yang tetap menjalani
hidup?
Itu tergantung pada pilihan
kita sendiri. Tapi saya sarankan,
tetaplah untuk hidup
betapapun menyedihkannya hidup anda. Karena sebagaimanapun sakitnya menjalani
hidup, tetap saja hidup itu anugerah. Jika anda tidak hidup, bagaimana mungkin
anda bisa merasakan sakit dan pedih. Kehidupan itu tidak akan berhenti hanya sampai
anda mati. Ia akan terus berlanjut sampai waktunya tiba. Jadi jika anda bunuh
diri, itu tidak akan merubah apa-apa. Tidak ada gunanya. Hiduplah selagi anda
masih diberi kesempatan untuk hidup. Karena belum tentu disaat anda telah mati,
lantas itu akan membuat anda tenang. Justeru itu akan membuat anda semakin
terluka karena tidak bisa tenang. bagaimana mau tenang jika anda mengahiri
hidup anda dengan tangan anda sendiri sedang itu adalah hal yang sangat dibenci
oleh Tuhan. Maukah Tuhan membuat anda tenang? Pastinya, TIDAK!
So, nikmati saja hidup yang
singkat ini. sebagaimanapun keras dan pedihnya. Percaya sajalah, bahwa 'bersama
kesusahan itu kemudahan' itu janji Allah SWT dalam Al-Quran.
Maka sudah pasti itu benar.
Tak perlu dikorek-korek lagi. Jadi, What ever it takes life must go
on, ya...

No comments:
Post a Comment