Sebagaimana kita ketahui, iman merupakan pondasi utama untuk menjadi seorang muslim. Dan perlu diketahui bahwa ada beberapa hal yang dapat menggugurkan keimanan tersebut, atau dapat membatalkan iman setelah iman itu masuk ke dalam hati kita. Dan hal inilah yang harus kita waspadai. Adapun hal-hal yang dapat membatalkan iman itu diantaranya adalah sebagai berikut:
- Mengingkari rububiyah Allah atau mengingkari sesuatu yang dari kekhususan-kekhususan-Nya, atau mengakunmemiliki sesuatu dari kekhususan tersebut atau membenarkan orang yang mengakuinya.
- Sombong serta menolak beribadah kepada Allah SWT.
- Menjadikan perantara dan penolong yang ia sembahh atau mintai (pertolongan) selain Allah SWT.
- Menolak sesuatu yang telah ditetapkan Allah untuk diri-Nya atau yang ditetapkan oleh Rasul-Nya. Begitu pula orang yang meyifati seseorang (makhluk) dengan sesuatu sifat yang khusus bagi Allah, seperti ilmu Allah. Termasuk juga menetapkan sesuatu yang dinafikan Allah dari diri-Nya atau yang telah dinafikan dari-Nya oleh Rasul-Nya.
- Mendustakan Rasulullah SAW tentang sesuatu yang beliau bawa.
- Berkeyakinan bahwa petunjuk Rasulullah SAW tidak sempurna atau menolak suatu hukum syara' yang telah Allah turunkan kepadanya, atau meyakini bahwa selain hukum Allah itu lebih baik, lebih sempurna dan lebih memenuhi hajat manusia, atau meyakini kesamaan hukum Allah dan Rasul-Nya dengan hukum selainnya, atau meyakini dibolehkannya berhukum dengan selain hukum Allah.
- Tidak mau mengkafirkan orang-orang musyrik atau ragu dengan kekafiran mereka, sebab hal itu berarti meragukan apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW.
- Mengolok-olok atau menjelek-jelekan Allah atau Al-Quran atau agama Islam atau pahala dan siksa dan yang sejenisnya, atau mengolok-olok Rasulullah atau seorang Nabi, baik itu gurauan maupun sungguhan.
- Mambantu orang musyrik atau menolong mereka untuk memusuhi orang muslim.
- Meyakini bahwa orang-orang tertentu boleh keluar dari ajaran rasulullah SAW dan tidak wajib mengikuti ajaran beliau.
- Berpaling dari agama Allah, tidak mau mempelajari serata tidak mau mengamalkannya.
Itulah sebagian dari pembatal-pembatal iman yang paling nyata. Masih banyak pembatal-pembatal imna yang lain seperti sihir, menolak Al-Quran baik sebagian maupun keseluruhannya, atau meragukan kemukjizatannya atau menghina mushaf atau sebagiannya, atau menghalalkan sesuatu yang sudah disepakati keharamannya seperti zina atau khamr, atau menghujat agama serta mencelanya. Na'udzu billah min dzalik. Wallahu a'lam!
Sumber: Kitab Tauhid 2, Tim Ahli Ilmu Tauhid

No comments:
Post a Comment