Iman menurut bahasa
memiliki arti pembenaran dengan hati. Sedangkan menurut
istilah, iman berarti:
تَصْدِيْقٌ بِالقَلْبِ،
وَتَقْرِيْرُ بِالِّلسَانِ، وَعَمَلٌ بِاالأَرْكَانِ
"Membenarkan dengan
hati, mengikrarkan dengan lisan, serta mengamalkannya dengan anggota
badan."
Dari pengertian diatas,
maka tahulah kita bahwa iman bukanlah hal yang bisa kita anggap remeh, ataupun
tidak patut diperhatikan. karena sejatinya, iman inilah pondasi utama yang
harus kita miliki sebagai seorang muslim sejati,
Membenarkan dengan hati,
itu berarti menerima segala apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Bahwa
didalam hati kita ini, benar-benar membenarkan segala kebenaran yang dibawa
Rasulullah tersebut tanpa sedikitpun keraguan didalamnya. Akan tetapi, tidak
cukup hanya dengan membenarkan dalam hati saja, tapi juga harus mengikrarkannya
dengan lisan kita yaitu dengan mengucapkan kedua kalimat syahadat,
لاَإِلَهَ إِلاَّ الله وَأَنَّ مُحَمّدً رَسُوْلُ
الله
“Tiada
Tuhan selain Allah, dan Muhammad Utusan Allah”
Lalu selanjutnya adalah,
mengamalkannya dengan anggota badan. Yaitu mengamalkannya dalam bentuk
perbuatan yang real, dalam bentuk
ibadah-ibadah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Apabila amal yang
kita lakukan bertambah atau meningkat, maka Insya Allah keimanan kita pun akan
bertambah. Tetapi apabila amal yang kita lakukan berkurang, bisa jadi keimanan
kita juga sedang berkurang. Wallahua’lam.
#thesantriah
@anggunwahyunimz
