Di penghujung pengabdian, aku sadar jua
Tak ada apapun jejak nadi yng kutinggalkan
Seberapa keras dan pedihnya jalan kemarin,
hanya ilusi dari jubah kebesaranku yang kecil itu
Tersandung aku diakhir pemberhentian
Dengan perjuangan yang kuanggap megah
Lagi lagi, itu metafora kesombongan semata
Aku sejatinya tidak pernah mengabdi...
Aku sejatinya tidak pernah berjuang...
Hanya sangkaan diri saja
Hanya terkaan ego saja
"Kenapa merendah diri? Ibu guru sudah memberi banyak begi negeri!"
Apa yang kuberi?
Keluhan tentang tidak pernah digaji dan minta dipuji?
Apa yang kuberi?
Kata-kata manis untuk dapat rekomendasi?
Kalau itu yang kuberi, pantaskah ini disebut pengabdian?
Taiwang, 12 Maret 2021